Isnin, 9 Disember 2019

Puisi : Kusu-Kusu Kalbu







Lihatlah gerimis berbaris di tipis senja
Di taman itu, pendar pendar mentari menari
Di atas daun daun basah
Aku hanyut pada parasmu yang basah

Tiada yang sungguh indah dari cakerawala cinta
Ketika bening tetes hujan mengenang lekuk merah bibirmu
Senyum terkulum, mata air dengan sekuntum padma
Mengalir hening ke relung sukma

Ada seikat pelangi di balik gerimismu
Cahayanya terurai dalam larik larik puisi
Bercucuran di sudut matamu
Melukiskan berjuta pixel warna cinta

Tiada ulasan:

Catat Ulasan

Puisi : Warung Tarung

  Warung Tarung – Sebuah Kisah yang Berselindung di Balik Kata Ada tempat di dunia ini yang kelihatan biasa, tetapi di situlah manusia seri...